Kamis, 28 Juli 2011

Charger Rohani

Kehidupan rohani kita bisa kehilangan semangat, kering, tak terkendali, bahkan terancam lumpuh karena beragam pergumulan hidup. Oleh karena itu, hidup kita harus selalu di-recharge. Orang Israel pun diperintahkan oleh Yosua untuk me-recharge kehidupan rohani mereka. Yosua menyadari bahwa bila Israel tidak memperkuat basis rohaninya, maka umat pilihan Tuhan itu bisa kehilangan kendali dan arah hidup yang sesungguhnya.

Yosua melakukan tindakan me-recharge rohani bangsa Israel dengan cara:
1) mendirikan mezbah bagi Tuhan (30) sebagaimana diperintahkan oleh Musa;
2) menulis kembali salinan hukum Musa (32); dan
3) memperdengarkan kembali perintah Tuhan secara utuh baik berkat maupun kutuk (34). Apa yang dilakukan Yosua, sesuai dengan firman Tuhan melalui Musa, yang terdapat di Ulangan 27:1-8). Bagi Yosua, inilah tugas esensialnya, yaitu agar umat Tuhan terus menerus berada dalam kondisi rohani prima.

Charger rohani bagi umat Kristen adalah persekutuan dengan Tuhan, yang diisi dengan doa dan perenungan firman Tuhan. Mengabaikan persekutuan dengan Tuhan sama saja dengan membiarkan hidup kita kering dan kosong. Akibatnya kita menjadi lemah karena tidak memiliki daya apa-apa.

Padahal bila kita tidak memiliki kekuatan rohani di tengah dunia yang penuh dengan berbagai ancaman terhadap iman kita, kita bisa terseret menjauh dari Tuhan. Hanya dengan kecintaan pada Tuhan dan firman-Nya maka kita akan bersedia menekuni kebiasaan merenungkan firman Tuhan sehari lepas sehari, dan menjadikan firman Tuhan itu sebagai panduan hidup kita.

Sediakanlah waktu untuk secara berkala di-recharge oleh Tuhan.

Sumber : http://www.sabda.org/


0 komentar:

Poskan Komentar

Silahkan anda berkomentar, namun tetap jaga kesopanan dengan tidak melakukan komentar spam atau mengandung SARA.
Terima Kasih.