Rabu, 10 Agustus 2011

PENTINGNYA PELAYANAN ANAK

Melayani anak-anak berdampak bagi Kerajaan Allah. Gereja kiranya
menggarapnya dengan serius. Bagaimana dengan gereja Anda?
Bagi sebagian orang, melayani anak-anak dianggap kurang terlalu
penting. Bahkan, ada sebagian gereja yang tidak memberi tempat dan
fasilitas bagi pelayanan anak. Namun, bila kita mempelajari Alkitab,
ternyata pelayanan anak diberi tempat istimewa. Injil Matius 18:1-11,
mencatat betapa pentingnya melayani anak-anak. Berdasarkan ayat-ayat
tersebut, setidaknya ada empat hal yang perlu kita renungkan bersama.

Keempat hal dimaksud adalah sebagai berikut.
1. Anak-anak adalah ladang pelayanan (ayat 1-4).
2. Berkat Tuhan atas anak-anak (ayat 5).
3. Penyesatan di ladang Tuhan (ayat 6-9).
4. Misi penyelamatan untuk anak-anak (ayat 10-11).

Anak-anak Adalah Ladang Pelayanan
Siapa yang terbesar dalam Kerajaan Surga? Pertanyaan ini diajukan oleh
para murid. Hal ini terjadi setelah mereka memberi (uang) ke Bait
Allah (Matius 17:27). Jawaban Tuhan Yesus sungguh di luar prediksi.
"Maka Yesus memanggil seorang anak kecil dan menempatkannya di
tengah-tengah mereka" (ayat 2). Mengapa Yesus mengambil anak kecil?
Karena anak kecil itu tidak menghiraukan posisi. Anak-anak itu begitu
gampang percaya. Begitu mudah dipengaruhi. Maka, Yesus mengatakan
kalau engkau tidak bertobat seperti anak kecil ini, engkau tidak akan
masuk ke dalam Kerajaan Surga (ayat 3).

Berkat Tuhan Atas Anak
"Dan barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia
menyambut Aku." (ayat 5). Rupanya, ada berkat khusus yang Tuhan
sediakan bagi mereka yang melayani anak-anak. Dapatlah dikatakan,
pelayanan anak adalah pelayanan yang mulia. Mengapa disebut mulia?
Firman Tuhan sendiri menjelaskan bahwa menyambut anak-anak sama dengan
menyambut Kristus.

Penyesatan di Ladang Tuhan
Menurut penelitian, anak-anak dapat menguasai lima bahasa sekaligus.
Bagi orang dewasa ini sulit terjadi. Bukankah ini menunjukkan bahwa
daya ingat anak-anak sangatlah besar? Apa saja yang mereka dengar akan
diingat-ingat. Bila orang tua mengucapkan kata-kata yang tidak
beriman, anak-anak mudah mengingatnya.

Di sekeliling kita, banyak anak yang disesatkan karena perkataan orang
dewasa. Secara tegas Tuhan Yesus menyatakan sikap terhadap mereka yang
menyesatkan anak-anak. Alkitab katakan demikian, "Tetapi barangsiapa
menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil ini yang percaya
kepada-Ku, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan
pada lehernya lalu ia ditenggelamkan ke dalam laut." (ayat 6).

Pernyataan Tuhan Yesus ini sangat tegas! Tuhan Yesus tidak
tanggung-tanggung mengungkapkan kenyataan ini. Hal ini membuktikan
bahwa Tuhan Yesus sangat mencintai pelayanan anak.

Misi Penyelamatan Anak-anak
"Awas! Jangan menghina salah satu dari orang-orang yang kecil ini.
Sebab ingatlah, malaikat-malaikat mereka selalu ada di hadapan Bapa-Ku
di surga. "Sebab Anak Manusia datang untuk menyelamatkan orang yang
sesat!" (BIS -- ayat 10-11).

Kiranya kita menyadari bahwa anak-anak itu bisa hilang. Artinya,
mereka kehilangan kepercayaan kepada Kristus. Bila hal itu terjadi,
maka keselamatan tidak terjadi dalam kehidupan mereka. Padahal,
anak-anak adalah objek kasih Bapa. Lalu, bagaimana anak-anak dapat
diselamatkan? Praktis bila rumah tangga kita dijadikan sebagai ladang
misi. Anak-anak yang Tuhan percayakan dalam rumah tangga kita kiranya
dijadikan ladang misi. Orang tua, orang-orang dewasa dalam keluarga
kiranya mengambil bagian dalam pelayanan ini.

Sumber: http://www.ebahana.com/

0 komentar:

Poskan Komentar

Silahkan anda berkomentar, namun tetap jaga kesopanan dengan tidak melakukan komentar spam atau mengandung SARA.
Terima Kasih.