Minggu, 26 Juni 2011

“CREDO” PARA FRANSISKAN AWAM – 1969

Pada kongres Ordo Fransiskan Awam yang diselenggarakan di Asisi pada tahun 1969, para peserta kongres merumuskan visi mereka sebagai Fransiskan Awam dalam bentuk semacam “Credo” atau Pernyataan Iman sebagai berikut :

·       Diinspirasikan oleh visi Santo Fransiskus, Kami mengikat diri kami sendiri kepada Injil sebagai cara hidup kami.

·       Pandangan dunia kami berpusat dalam Kristus; Kami melihat Yesus Kristus sebagai Awal, Cara dan Tujuan dari segala ciptaan.

·       Visi dunia ini mengungkapkan kepada kami Allah yang adalah Bapa dan kehidupan yang adalah cinta kasih. Hal ini menuntut dari kami suatu kehidupan sebagai saudara bagi semua orang dan ciptaan.

·       Kami sedang dalam perjalanan ziarah, mencoba untuk mencapai Bapa kami, mencoba untuk menghayati suatu kehidupan cinta kasih. Kami belum sampai; kami adalah para pendosa, tetapi kami dipanggil untuk menjadi orang-orang kudus.

·       Sebagai para pendosa, manusia yang lemah, kami harus menjalani pertobatan (conversio) yang terus-menerus, sebagai anak-anak hilang selalu kembali kepada Bapa.

·       Kristus miskin dan Kristus disalibkan; Kami berusaha untuk berpartisipasi / syering dalam kemiskinan-Nya dan dalam penderitaan-Nya. Kami lebih lanjut mengikat diri kami kepada pelayanan bagi orang-orang miskin.

·       Dalam membuka jalan kami lewat kehidupan, Kami terlebih-lebih dibimbing oleh kesederhanaan, kerendahan hati dan kekecilan ketimbang oleh kuasa, prestise dan status.

·       Seperti Kristus, seperti Fransiskus, kami berusaha menjadi alat-alat damai, para pembuat perdamaian.

·       Mengakui kehadiran Roh Kudus yang membimbing, Kami menyatakan kesetiaan kami kepada Gereja dalam suatu semangat dialog dan kerjasama dengan para pelayan dan gembalanya.


·       Kami sadar akan kewajiban kami untuk berpartisipasi dalam kehidupan dan misi/perutusan Gereja. Kami adalah rasul2 awam yang dipanggil oleh Kristus guna melanjutkan karya-Nya di atas bumi.

·       Akan tetapi hidup & spiritualitas kami adalah sekular dalam ciri2nya, di dalam dunia & bagi dunia.

·       Kegembiraan menopang kehidupan kami; mengisi kehidupan kami; Kami mengusahakan hal yang sama bagi orang-orang lain.

·       Untuk mencapai semua ini memang susah; oleh karena itu kami menyatakan kebutuhan kami akan Ekaristi Kristus, kebutuhan kami akan doa, baik personal maupun komunal.


Di mana tidak ada ketaatan, tidak ada keutamaan;
di mana tidak ada keutamaan, tidak ada kebaikan, tidak ada cinta kasih;
dan di mana tidak ada cinta kasih, tidak ada Allah:
tanpa Allah kita tidak dapat pergi ke Firdaus.
[Padre Pio, OFMCap]

0 komentar:

Poskan Komentar

Silahkan anda berkomentar, namun tetap jaga kesopanan dengan tidak melakukan komentar spam atau mengandung SARA.
Terima Kasih.