Senin, 24 Oktober 2011

Bertumbuh dan Berkembang - Yohanes 15:16

Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam namaKu, diberikanNya kepadamu.


Seandainya Anda mempunyai pohon anggur di pekarangan rumah Anda, tentulah Anda ingin agar pohon itu menghasilkan buah bagi Anda bukan? Bayangkan jika ia tidak berbuah. Mungkin Anda akan memeras otak mencari cara agar ia dapat berbuah. Bisa saja Anda akan memangkas berat pohon itu untuk merangsangnya berbuah. Anda akan memotong sejumlah cabang dan ranting. Dedaunan pun akan dipangkas seluruhnya, sehingga pohon itu tampak botak seperti kepala yang baru dicukur habis.

Dan kalau pun berbuah, Anda tentu ingin agar ukuran buah anggur itu besar-besar dan terasa manis. Iya, kan? Apa lagi jika anggurnya bisa menghasilkan buah tanpa biji. Anda tentu akan merasa puas.

Anyway, orang Kristen memang seperti ranting pohon anggur. Sementara itu, Yesus adalah pohon (pokok) anggurnya. Dan Allah sendiri sebagai pemiliknya.

Sejak semula Anda dan saya sudah ditentukan untuk menghasilkan buah. Tetapi hendaknya ranting anggur itu menghasilkan buah yang besar dan manis.

Buah-buah kehidupan Anda adalah segala perbuatan-perbuatan Anda. Bisa saja ada buah yang manis tapi ada pula buah yang asam. Bisa ada buah yang besar, tapi ada juga buah yang kecil. Tapi tentunya Anda sendiri ingin menghasilkan buah yang besar-besar dan terasa manis seluruhnya, bukan? Saya pun ingin demikian.

Jangankan dalam segi itu. Dalam karir mapun pekerjaan Anda, tentu Anda berharap agar dapat menghasilkan karya yang besar-besar dan bermanfaat. Anda ingin memperoleh hasil kerja yang konsisten dan memuaskan.

Ya, memang dalam berbagai lini kehidupan (seperti sepak bola) juga, kita ingin menghasilkan banyak gol yang spektakuler. Agar gol tersebut menciptakan kemenangan dan karenanya kita memperoleh piala.

Namun, bagaimana agar Anda dapat bertumbuh dan terus berkembang agar menghasilkan buah yang baik secara spiritual? Bagaimana agar Anda mengalami kemajuan rohani?

Mungkin keempat ‘tips’ ini bisa menjadi ‘pupuk’ bagi Anda :

1. Pilih dan Tetapkan Hati Anda untuk Tetap Bertumbuh
Anda dapat bertumbuh menjadi lebih baik, bagaimanapun keadaan Anda sekarang. Namun, untuk pertumbuhan itu, Anda membutuhkan komitmen dan dedikasi untuk selalu bertumbuh, menghasilkan hal-hal baik baik dalam hidup Anda sebagai orang Kristen.

Jadikan hari-hari Anda sebagai hari-hari bertumbuh dan berkembang sesuai dengan tuntunan Roh Kudus. Pertobatan yang tulus tidak menjamin Anda untuk tidak tersesat. Oleh karena itu, tetapkanlah dan pilihlah untuk bertumbuh sekarang.

2. Teruslah Belajar
Untuk mencapai suatu keahlian dalam bidang tertentu Anda harus banyak belajar dalam bidang tersebut setiap harinya. Seorang ahli komputer harus belajar hal-hal baru untuk mengembangkan pengetahuannya. Seorang dokter harus belajar untuk mengetahui perkembangan terbaru ilmu medis. Anda pun terus belajar untuk mengembangkan keahlian dan talenta Anda.

Pertumbuhan rohani pun demikian. Anda perlu menggunakan hari-hari untuk belajar. Alkitab memuat banyak nasihat yang berguna untuk pertumbuhan spiritual Anda. Ia memang dirancang untuk mendidik sekaligus untuk mengatur kehidupan kita.

Pembacaan Alkitab perlu Anda lakukan setiap hari untuk menjadikannya sebagai penuntun irama hidup harian Anda. Dan jangan ragu untuk berdiskusi dengan pembimbing rohani, penetua maupun pendeta Anda. Orang lain juga bisa membantu Anda belajar agar bertumbuh, bukan?

3. Tetaplah Tulus dan Rendah Hati
Yohanes Calvin dalam “Mutiara Kehidupan Kristen” mengatakan, “Satu syarat untuk kemajuan rohani adalah tetap tulus dan rendah hati.” Kita harus meninggalkan keangkuhan yang membuat kita mengalami kesombongan rohani. Kesombongan tidak akan membawa pertumbuhan. Kesombongan hanya akan memakukan diri kita pada dinding, ibarat piagam penghargaan/prestasi berpigura emas yang digantung pada dinding rumah Anda.

Tetapi dengan kerendahan hati Anda akan mengalami pertumbuhan yang tidak terbatas. Buah-buah perbuatan maupun prestasi Anda akan menjadi semakin banyak dan menyatakan manfaatnya bagi setiap orang. Iya kan?

4. Fokus pada Kemenangan Akhir, bukan Kepuasan Sesaat
Untuk mencapai kemenangan, selalu ada garis finish yang Anda lewati. Maka untuk bertumbuh secara pribadi, kejar dan fokuslah pada tujuan kemenangan akhir Anda. Dan jangan pernah merasa puas dengan pencapaian rohani tertentu yang sudah Anda lakukan. Bukankah untuk mencapai puncak karir yang paling tinggi, Anda tidak boleh berdiam diri melihat puncak itu? Tetaplah mendaki sambil menatapnya lekat-lekat.

Dalam pertumbuhan rohani, jangan puas atas buah yang biasa-biasa saja atau buah yang terasa kecut. Hasilkanlah buah yang besar dan sangat manis. Begitulah ukuran dan rasa buah yang dihasilkan orang Kristen.


Doa : Allah Bapa, aku mau bertumbuh dan berkembang menghasilkan buah. Tuntunlah aku untuk mengasihi setiap saat kepada siapa pun. Dan ajarlah aku untuk bertumbuh dalam kebenaran, kedamaian, dan keadilan. Amin.


Sumber  :  http://pargodungan.org/yohanes-1516-bagaimana-agar-bertumbuh-dan-berkembang/

0 komentar:

Poskan Komentar

Silahkan anda berkomentar, namun tetap jaga kesopanan dengan tidak melakukan komentar spam atau mengandung SARA.
Terima Kasih.