Tampilkan postingan dengan label Amazing's. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Amazing's. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 Juli 2012

Foto Asli Bunda Maria mendekati Paus Yohanes Paulus II

Tidak diketahui mengapa Paus Yohanes Paulus II menyembunyikan foto ini.
Namun baru-baru ini Vatikan menyebarkan foto ini.

Foto ini diambil sesaat setelah peristiwa penembakan terhadap Paus Yohanes II tanggal 13 Mei 1981 di halaman Basilika St.Petrus-Vatikan.

Joaquin Navarro Valls, juru bicara Vatikan, memberikan keterangan bahwa mereka telah melakukan berbagai pengembangan selama bertahun-tahun terhadap foto ini karena pada awalnya image dalam foto tidak begitu jelas.

Akhirnya, setelah melewati berbagai tahapan penyelidikan oleh para ahli, mereka menyimpulkan bahwa tidak ada rekayasa fotografi di dalamnya.

Kita dapat melihat Bunda Maria mendekat ke Paus Yohanes Paulus II yang sedang kesakitan dalam pelukannya, indah sekali bukan?


Sumber :
http://filsafat.kompasiana.com/2009/11/22/foto-asli-bunda-maria-mendekati-paus-yohanes-paulus-ii/


Selasa, 27 Desember 2011

Mengenal Codex Gigas

Codex gigas atau buku raksasa adalah sebuah manuskrip abad pertengahan dengan ukuran terbesar yang masih ada. Buku ini ditulis pada awal abad ke-13 di biara ordo benediktus di podlazice, Bohemia. Saat ini buku tersebut tersimpan di Swedish Royal Library di Stockholm. Dibutuhkan tenaga dua pustakawan untuk mengangkat buku tersebut. Buku ini sering juga disebut “alkitab iblis” karena adanya sebuah ilustrasi ukuran besar bergambar setan didalamnya.

Kodeks tersebut ditaruh disebuah tempat yang terbuat dari kayu, dilapisi dengan kulit dan dihias dengan logam. Tingginya 92 cm, lebarnya 50 cm dan memiliki tebal 22 cm. Pada mulanya, kodeks itu memiliki 320 lembar naskah. Namun 8 lembar darinya dibuang. Tidak diketahui siapa yang membuang 8 lembar tersebut dan untuk tujuan apa. Ada dugaan 8 lembar yang dibuang kemungkinan berisi aturan-aturan biara ordo benediktus. Berat kodeks tersebut hampir mencapai 75 kg. Lembaran yang digunakan untuk menulis kodeks ini adalah kulit yang berasal dari 160 ekor anak sapi.

Biara tempat kodeks ini dibuat dihancurkan pada abad ke-15. Catatan yang ada pada kodeks menunjukkan bahwa pembuatan kodeks tersebut adalah sekitar tahun 1229 M. Setelah penulisannya, kodeks ini kemudian dipindahkan ke Biara Cistercians Sedlec dan akhirnya dibeli oleh Biara benediktus di Byoevnov. Dari tahun 1477-1593, kodeks ini disimpan di perpustakaan di Broumov sampai akhirnya dibawa ke Praha pada tahun 1594 untuk menjadi bagian dari koleksi Rudolf II. Pada tanggal 24 September 2007, Codex gigas dibawa kembali ke Praha setelah 359 tahun.

Isi dari kodeks ini adalah “a sum of the Benedictine order’s knowledge”, “The War of the jews” tulisan Josephus, daftar para orang kudus, metode untuk menentukan tanggal perayaan paskah, seluruh alkitab bahasa latin pre-vulgate, Isidore of Seville’s encyclopedia Etymologiae, Cosmas of Prague’s Chronicle of Bohemia, berbagai macam traktat (dari sejarah, etimologi dan fisiologi), sebuah kalender dengan nekrologium, daftar nama para biarawan di biara Podlaice, formula-formula ajaib dan catatan-catatan lain.

Seluruh isi kodeks ini ditulis dalam bahasa latin. Manuskrip ini juga dihiasi dengan warna-warna seperti merah, biru, kuning, hijau dan emas. Seluruh huruf besar diberi warna yang mencolok. Yang luar biasa adalah keseluruhan isi kodeks ini ditulis dengan relevansi yang luar biasa antar halaman. Yang berarti bahwa buku ini ditulis oleh satu orang dengan pikiran yang berkesinambungan. Hal ini membuat banyak ahli percaya bahwa keseluruhan kodeks ini ditulis dalam waktu yang sangat singkat.

Pada halaman 290, terdapat sebuah gambar Iblis dengan tinggi sekitar 50 cm. Beberapa halaman sebelum gambar ini ditulis pada lembaran kulit yang menghitam dan dibuat dengan karakter yang gelap, yang membuatnya berbeda dengan keseluruhan isi kodeks.

Menurut Legenda, penulis kodeks itu adalah seorang biarawan yang melanggar aturan biara dan dihukum dengan diikat di dinding dalam posisi berdiri seumur hidup. Biarawan ini memohon ampunan dari penghukuman yang luar biasa kejam itu. Sebagai gantinya ia berjanji untuk membuat sebuah buku yang akan memuliakan biara dan pengetahuan umat manusia selamanya, dan ia berjanji menyelesaikannya hanya dalam satu malam.

Menjelang tengah malam, biarawan itu menjadi ragu apakah ia dapat menyelesaikannya sendiri. Jadi ia menjual jiwanya kepada iblis demi sebuah pertolongan. Iblis kemudian menyelesaikan manuskrip tersebut. Sebagai penghormatan kepada iblis yang membantunya, biarawan itu menambahkan gambar iblis ke dalam kodeks tersebut. Walaupun adanya legenda yang melibatkan iblis, pada zaman inkuisisi, kodeks ini tetap disimpan oleh biara dan dipelajari oleh banyak cendikiawan sampai hari ini.

 


Sumber  :  http://www.crystalinks.com/gigascodex.html





Jumat, 23 Desember 2011

Fenomena Awan Berbentuk Sosok Yesus

Fotografer amatir Luc Perrot tercengang ketika ia melihat bayangan tersebut saat ia berdiri pada ketinggian 2.000 kaki (600 meter) di atas puncak gunung Mafate, di Pulau Reunion.

Pria asal Prancis itu mendaki gunung untuk merekam video tentang pergerakan awan, pada 10 Juli tahun ini.

Namun ketika dia melihat dari kameranya, ia sangat terkejut melihat sosok putih berjubah yang berdiri di atas awan.

“Saat aku mendongak aku melihat bayangan mengambang di awan dan dikelilingi oleh pelangi.” tuturnya.

“Ini sangat mengejutkan saya. Ketika aku kembali menatap rekaman tersebut, itu memberi saya perasaan Penampakan Ilahi.”

Mafate adalah kawah gunung berapi terpencil yang sebagian areanya tidak dapat diakses, dan merupakan favorit pejalan kaki karena alamnya yang masih perawan.

Cloud forrmation : Photographer Luc Perrot says the figure is probably the result of a weather phenomenon known as the Brocken bow.


Apparition : The figure, bearing an uncanny resemblance to Jesus with arms outstretched, floats on a cloud, with a crescent of light acting as a halo.

Jumat, 25 November 2011

Ditemukan Relik Kristen Kuno di Israel

Sebuah kotak ditemukan di situs penggalian di Yerusalem. Menurut arkeolog, temuan ini menandai keyakinan Kristen telah ada dari 1.400 tahun lalu.Kotak yang diukir dari tulang sapi, kuda atau unta ini berhiaskan salib dengan ukuran hanya 0,8x0,6 inci. Menurut Yana Tchekhanovets dari Israel Antiquities Authority, kotak ini diduga kuat dibawa para umat Kristiani pada akhir abad 16.

Saat tutup kotak dibuka, tampak dua foto masih bisa dilihat dalam cat dan daun emas. Figur pria dan wanita yang ada dalam kotak ini kemungkinan besar adalah Yesus dan Bunda Maria. Kotak ini ditemukan di luar tembok Kota Tua Daud di Yerusalem yang merupakan sisa dari era Byzantium.

Kotak ini sebenarnya sudah ditemukan dua tahun lalu dan diteliti dengan seksama oleh para ahli hingga akhirnya diungkap dalam konferensi arkeologi baru-baru ini.
Kotak ini diklaim penting karena menawarkan bukti arkeologi yang ikon semacam ini digunakan di periode Byzantium dan tak terbatas hanya pada upacara gereja.



JERUSALEM –  A tiny, exquisitely made box found on an excavated street in Jerusalem is a token of Christian faith from 1,400 years ago, Israeli archaeologists said Sunday.

The box, carved from the bone of a cow, horse or camel, decorated with a cross on the lid and measuring only 0.8 inches by 0.6 inches, was likely carried by a Christian believer around the end of the 6th century A.D, according to Yana Tchekhanovets of the Israel Antiquities Authority, one of the directors of the dig where the box was found.

Oct. 30, 2011: An Israel Antiquities Authority (IAA) restorer displays a Byzantine 0.8 by 0.6-inch Christian icon box made of bone with a cross carved on the lid in Jerusalem.

When the lid is removed, the remains of two portraits are still visible in paint and gold leaf. The figures, a man and a woman, are probably Christian saints and possibly Jesus and the Virgin Mary.

The box was found in an excavation outside the walls of Jerusalem's Old City in the remains of a Byzantine-era thoroughfare, she said. Uncovered two years ago, it was treated by preservation experts and extensively researched before it was unveiled at an archaeological conference last week.

The box is important in part because it offers the first archaeological evidence that the use of icons in the Byzantine period was not limited to church ceremonies, she said.

Part of a similar box was found three decades ago in Jordan, but this is the only well-preserved example to be found so far, she said. Similar icons are still carried today by some Christian believers, especially from the eastern Orthodox churches.

The relic was found in the City of David excavation, a Jerusalem dig named for the biblical monarch believed to have ruled a Jewish kingdom from the site.

The politically sensitive dig is located in what is today the Palestinian neighborhood of Silwan, just outside the Old City walls in east Jerusalem, the section of the holy city captured by Israel in the 1967 Mideast war and claimed by the Palestinians as their capital.


Sumber  :
http://www.foxnews.com/scitech/2011/10/30/tiny-christian-relic-found-in-israel/

Jumat, 11 November 2011

Misteri Senyum Iblis pada Lukisan Giotto

Basillica-St-Francis-dAsissi
Sebuah detail dari lukisan karya Giotto di Basilika Santo Fransiskus di Assissi terlihat dalam gambar yang dirilis pada 5 November 2011.

Bagian Restorasi Seni telah menemukan sosok setan (iblis) yang tersembunyi dalam awan dari salah satu lukisan-lukisan yang paling terkenal oleh Giotto di Basilika Santo Fransiskus di Assisi.

Legend of St Francis 20.
Death and Ascension of St Francis karya Giotto_01
Iblis itu tersembunyi dalam rincian awan yang lebih detail di bagian atas nomor fresco 20 dalam siklus dari adegan dalam kehidupan dan kematian Santo Fransiskus yang dilukis oleh Giotto di abad ke-13.
Legend of St Francis 20.
Death and Ascension of St Francis karya Giotto_02
Penemuan itu dilaporkan oleh sejarawan seni Italia Chiara Frugone.

Dalam gambar yang tertangkap kamera menunjukkan sebuah profil tokoh dengan hidung bengkok, senyum licik, dan tanduk gelap yang tersembunyi di antara awan-awan di panel dari adegan yang menggambarkan kematian Santo Fransiskus. Image ini sulit terlihat dari lantai Basilika, tetapi akan muncul secara jelas jika di close-up oleh kamera.
Legend of St Francis 20.
Death and Ascension of St Francis karya Giotto_03

Sergio Fusetti, Pemulih Kepala Basilika, katanya Giotto mungkin tidak pernah menginginkan gambar iblis untuk menjadi bagian utama dari lukisan itu dan mungkin telah dicat di antara awan untuk sekadar sedikit bersenang-senang dan peneguhan cerita.

Karya seni di Basilika, di biara tempat St Francis dimakamkan terakhir dipulihkan setelah rusak parah akibat gempa bumi pada tahun 1997.

Legend of St Francis 20.
Death and Ascension of St Francis karya Giotto_04

Ditemukannya gambar iblis ini akan mengundang pakar seni dan sejarah untuk mengungkapkan lebih jauh tentang makna dari lukisan fresco ini.

Informasi mengenai Giotto dari Bondone ini sendiri masih sangat minim namun ia umumnya dianggap sebagai pria yang memicu Renaisans Italia.
Ia terlahir pada 1266 atau 1267 di Florence dan hidup hingga Januari 1337




A statue of Giotto outside the Uffizi Gallery
in his native Florence
Church of Basilica of St Francis in Assisi, Italy
Sumber :
http://luar-negeri.kompasiana.com/2011/11/06/bertemu-iblis-di-basilika-santo-fransiskus-assissi-italia/

Minggu, 11 September 2011

Mount St. Michael 
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas


















Mont Saint-Michel (bahasa Inggris: Mount Saint Michael) adalah sebuah pulau pasang berbatu di Normandi, sekitar satu kilometer dari pesisir utara Perancis di mulut sungai Couesnon dekat Avranches.
Penduduk Mont Saint-Michel disebut Montois.

Pembentukan

Dari zaman prasejarah teluk ini tertutup oleh laut, yang kemudian terus mundur selama bertahun-tahun, dan menyebabkan erosi untuk membentuk lansekap pesisir dalam waktu jutaan tahun. Beberapa blok granit atau granulit muncul di teluk ini, dan bertahan dari kikisan air laut dibanding dengan batuan lainnya.

Pulau pasang

Mont Saint-Michel awalnya terhubung dengan daratan utama melalui sebuahjembatan darat alami yang tipis, dan kemudian sebelum modernisasi tertutup pada saat pasang dan terlihat pada saat surut. Oleh karena itu Mont Saint Michel mendapat gelar mistik yaitu pulau pasang.

Pada 1879, jembatan tanah tersebut dibangun menjadi sebuah causeway.


Pemandangan 
Mont St-Michel 
saat air surut











Sejarah

Sebelum pembangunan monastik pertama pada abad ke-8, pulau ini disebut Mont Tombe.

Menurut legenda, malaikatMichael menampakkan diri kepada St. Aubert, Uskup Avranches, pada 708 dan memerintah dia untuk membangun sebuah gereja di pulau tersebut. Aubert beberapakali mengabaikan instruksi tersebut, sampai Michael membuat lubang di tengkorak uskup tersebut dengan jarinya.

Pada 1067, biara Mont Saint-Michel mendukung William Normandi yang mengklaim tahta Inggris. Biara ini diberikan tanah di Inggris, termasuk sebuah pulau kecil di barat Cornwall, yang meniru gaya Mount Saint-Michel dan dinamakan Gunung St Michael di Penzance.

Selama Perang Seratus Tahun, pasukan Inggris berulang kali melakukan penyerangan terhadap pulau ini tetapi tidak dapat merebutnya dikarenakan pertahanannya yang kuat. Les Michelettes, dua meriam besi yang ditinggalkan oleh Inggris dalam penyerangan gagal mereka pada 1423-24, masih dipajang di dekat tembok pertahanan luar.


Pemandangan 
Mont St Michel 
dari selatan












Pemandangan 
Mont St Michel 
dari Parking Area










Pemandangan 
Mont St Michel 
with Sheep















Pengembangan Mount St. Michael 




Abad ke-10
















Abad ke-11 sampai 12






Abad ke-17 sampai 18










Abad ke-20






Beberapa gedung tua di desa.






Street_Mont_Saint-Michel












Mont Saint Michel 1998














Interieur_abbaye













Sumber  :  http://id.wikipedia.org/wiki/Mont_Saint-Michel

Penampakan Gambar Bunda Maria

Sebuah kisah di kota Chicago, Illinois Amerika

Terdapat dibawah flyover sebuah jalan raya gambar yg sudah tidak asing lagi terutama bagi umat Katolik. Bunda Maria yg sedang memegang sebuah rosario, tampak jelas dikolong jembatan tsb. Tidak habis pikir apa yg dan siapa yg melukisnya?


Menurut departemen transportasi wilayah Illinois gambar Bunda dunia disebabkan oleh tetesan air garam (sodium) bukan garam untuk memasak melainkan garam yg digunakan untuk melelehkan es dan salju jalanan sewaktu musim dingin.

Penjelasan dari pihak wewenangpun tidak dapat merincikan lebih dalam atau dengan fakta, karena cukup hanya bersandarkan pada logika bahwa air garam menetes yg akhirnya dapat mewujudkan gambar Maria.

Sedangkan dimana dikatakan air menetes tidak terdapat bocoran ataupun retakan pada dinding. Kemudian prosesnya yg cepat, sebab bagi pengguna jalan sehari-hari tidak dapat ada yg mampu menjadi saksi proses kejadiannya.

"Tidak tau, tadi malam pulang kantor saya belum lihat, dan hari ini lukisan berikut penontonnya sudah banyak" sahut seorang langganan flyover tsb.

Bermacam rupa penjelasan yg masuk akan tetapi tidak dapat meredakan arus mereka yg berbondong-bondong datang untuk ziarah dari segala penjuru AS, bahkan dari luar negeripun datang untuk menyaksikan mujizat itu dengan mata kepalanya sendiri.


Bagi Yohan dan istrinya yg kebetulan bernama Maria. Mereka datang dari California untuk menyaksikannya, kejadian ini adalah suatu tanda dan mujizat yg tidak dapat dijelaskan oleh mata akal melainkan dengan hati yg beriman dan yg mencintai  Yesus anak Maria.

Sumber  :  http://santomikael.com/kesaksian.php?subaction=showfull&id=1139386999&archive=&start_from=&ucat=5&

Selasa, 06 September 2011


Gereja Dengan Arsitektur Unik

 


01. Harajuku: gereja futuristik Jepang




Gereja Protestan berpenampilan futuristik ini terletak di Tokyo, dipersembahkan oleh perusahaan desain Ciel Rouge Creation pada tahun 2005. Bentuk plafonnya yang istimewa dimaksudkan agar dapat menggemakan suara alamiah hanya berselang dua detik untuk memberikan pengalaman yang unik bagi pendengaran jemaat dan wisatawan yang mengunjunginya. 



2. Katedral Santo Basilius: gereja pelangi di Lapangan Merah 


Katedral St. Basilius terletak di Lapangan Merah Moskow, Rusia. Sebuah gereja ortodoks Rusia yang menampilkan warna-warni cerah kubah-kubah lancip yang menjulang ke satu titik. Kubah-kubah menyerupai bawang aneka warna itu merupakan bagian dari pemandangan udara Kremlin, Moskow. 

Katedral ini didirikan oleh Ivan Sang Perkasa untuk memperingati penangkapan Khanate dari Kazan. Pada tahun 1588, Kaisar Fedor Ivanovich menambahkan kapel pribadinya di sisi timur bangunan utama, tepat di atas makam St. Basilius Pecandu Kristus, seorang kudus dari Gereja Ortodoks Rusia, sehingga kemudian katedral itu terkenal dengan nama Katedral St. Basilius. 


3. Hallgrimskirkja: gereja paling mengagumkan di Islandia 



Hallgrímskirkja (gereja Hallgrímur) adalah sebuah gereja paroki Lutheran yang terletak di Reykjavík, Islandia. Dengan ketinggian 74,5 meter (244 kaki), gereja ini menempati urutan keempat bangunan tertinggi di Islandia. Gereja ini mengambil nama Hallgrímur Pétursson (1614-1674), seorang penyair dan pendeta, penulis “Himne Dukacita”. Desain gereja ini dipersembahkan oleh seorang arsitek negara bernama Guðjón Samuelsson. Ia memulai tugasnya pada tahun 1937 dan pembangunan gereja itu memakan waktu selama 38 tahun.


4. Temppeliaukio Kirkko: The Rock Church 


Temppeliaukio Kirkko (Gereja Batu Karang) adalah karya arsitektur modern yang sangat mengesankan diHelsinki. Gereja yang seluruhnya dibangun di bawah tanah dan plafonnya berkerangka kawat tembaga ini selesai dirancang pada tahun 1952 oleh dua arsitek bersaudara, yaitu Timo dan Tuomo Suomalainen dan pembangunannya selesai pada tahun 1969. Mereka memilih batu karang yang tersingkap naik sekitar 40 kaki di atas jalan, membangun ruang gereja di dalamnya dan menjadikan batu karang itu sebagai dindingnya. Gereja ini adalah salah satu tempat wisata yang paling populer di Helsinki dan sering dipenuhi pengunjung. 

5. Katedral Brasilia: gereja berarsitektur modern karya Oscar Niemeyer 




Gereja Katedral Metropolitana Nossa Senhora Aparecida di ibukota Brasilia ini adalah ekspresi arsitek OscarNiemeyer. Struktur kerangka beton hyperboloid dan atap kacanya seolah-olah hendak menjangkau ke atas untuk membuka langit. Pada tanggal 31 Mei 1970, struktur gereja katedral dapat diselesaikan dengan hanya menampakkan diameter-area 70m. Proyek pembangunan Katedral Brasilia oleh Niemeyer ini didasarkan pada revolusi hyperboloid yang setiap bagiannya tersusun asimetrik. Struktur hyperboloid itu sendiri merupakan hasil rakitan yang identik dengan kolom beton 16. Kolom-kolom itu memiliki bagian hyperbolic seberat 90t, berupa dua tangan yang terangkat ke langit. Kathedral Brasilia diresmikan pada tanggal 31 Mei 1970. 

6. Sagrada Familia, Barcelona Spanyol




7. Basilica de Higuey, Republik Dominika






8. Kathedral Las Lajas Kolombia




9. Gereja Jubelium, Roma Italia




10. Kapel St. Gildas, Brittany Perancis



11. St Joseph Chicago, USA


12. St. Augustine Parish di Filipina


13. Kathedral Milan di Italia


14. Gereja Hijau, Buenos Aires, Argentina


15. St. Fransiskus Asisi, Kayaknya di Tana Karo Sumut, Indonesia


16. Gereja di Pusuk Buhit, Samosir Sumatera Utara



17. Palasari, Bali




Sumber  :  http://bloggerkolaka.blogspot.com  &  http://ekaristi.org